Lebih dari sekedar nilai

Dua semester, ternyata tak selama yang saya bayangkan. Dua semester, terasa cukup singkat ketika banyak yang harus dikerjakan. Dua semester, bagi saya itu hari-hari penuh tawa dan tangis yang bergantian…. *banyakan ketawanya sih 🙂

Dua semester saya belajar menerima keadaan. Allah telah begitu baik membuat saya sadar akan banyak hal secara perlahan. Bagaimana caranya menyeimbangkan kecemasan dengan kepasrahan yang berbungkus keikhlasan *iya pokoknya gitu rasanya*. Bagaimana rasanya berada di posisi bawah tanpa kepastian (semacam jadi underdog hhahhaaha).  Saat itulah saya tersadarkan, bahwa hanya Allah yang dapat diandalkan.

Dua semester pula saya semakin mendapat keyakinan, bahwa manusia sejatinya makhluk sosial yang tak bisa hidup sendirian. Dua semester ini support system dalam hidup saya begitu berperan. Sahabat-sahabat sudah pasti, keluarga apa lagi (tidak usah ditanya kalau yang ini. Seringkali saya berpikir bahwa karena merekalah saya bisa survive sampai hari ini) dan yang tidak kalah penting teman-teman seperjuangan.

I am so blessed to have them in my life.

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s