Cause He give what I need, not what I want

Helloooo fellas, I’m back….

 

Ngomongin soal kerjaan saya yang baru sebagai anak kuliahan, hmmm menyambung postingan sebelumnya, jujur saja sampai saat ini saya belum yakin sama diri saya sendiri. Let’s say saya masih adaptasi. Saya selama ini terlalu terlena dengan para ahjussi  yang tampan dan menawan hati, jadi ketika dicekokin rumus statistika apalagi buku filsafat yang bahasanya luar biasa tinggi, otak saya jadi ngehang pingin hiatus saja. Intinya masih banyak yang harus dikejar di sana sini… dan sekarang saya sedang menuggu hasil dengan jutaan petasan di dada, dag dig dug rasanya *please pray for me*. Well, ada sedikit beban karena ini bukan biaya sendiri, tapi lumayan bisa dijadikan sebagai motivasi, jadi kalau saya lengah sedikit saya kaya dicambuk biar bisa konsen lagi. Hahaha…

Setelah satu semester terlalui, saya baru menyadari bahwa kesempatan ini adalah jawaban doa saya beberapa tahun  silam.  Satu hal yang bikin saya kemarin sempat nangis beberapa kali, akhirnya saya sadar bahwa beberapa tahun belakangan saya jarang doa yang benar-benar dari hati. Karena kerjaan kantor sudah menyita bukan cuma fisik tapi juga psikis (baca : emosi). Lelah pun akhirnya jadi alasan untuk nda berlama-lama berkomunikasi sama Allah. Shalat iya, tetapi pake acara nanti-nanti, doa juga iya, tetapi nda dari hati. Dan sekarang rasanya saya kaya ditampar, malu sendiri. Allah nda pernah lupa sama saya, Allah masih ingat doa yang bahkan saya sudah lupa, dan Allah selalu bantu saya. Allah mengabulkannya di waktu yang tepat menurutNya.

Masih berbicara soal tampar menampar, beberapa hari lalu lagi-lagi saya merasa tertampar  ketika membaca postingan teman saya seperti yang saya attach di bawah ini (lagian sensitif banget si Mbull, dikit2 kaya ngerasa ditampar, giih ikutan audisi figuran di Uttaran)

I know people who graduated college at 21 - http://themindsjournal.com/i-know-people-who-graduated-college-at-21/:

Ok, saya belajar psikologi, saya belajar tentang Life Span Development. Ada banyak teori tentang tahapan serta tugas perkembangan, tapi nda akan saya bahas di sini… bukaaan…bukan karena akan memakan waktu yang lama atau karena postingan ini akan jadi panjang seperti ular naga … simple saja karena saya sudah agak-agak lupaa 000. Jadi mari kita pakai common sense saja. Habis sekolah, kuliah, kerja, menikah, punya anak 1, anak 2, anak 3, anak 4, anak 5 dan seterusnya lalu menua bersama. Lazimnya orang beranggapan demikian. Tapi tentu saja kondisi setiap orang tidaklah sama, bisa dibilang term and condition apply hahahaaaa. Saya bukannya mau membela diri atau melakukan sweet lemon rasionalization karena saya sudah mengacak-acak apa yang menjadi lazim bagi orang kebanyakan. saya sekolah, kuliah, kerja lalu kuliah lagi. lalu soal menikah bagaimana Mbull? Bukannya saya tak ingin, hanya mungkin sekarang belum waktunya. Tapi pingin kan Mbull? Oooo tentu saja kan sudah saya beri combantrin saya kan juga gadis biasa yang membutuhkan pria * halaah toyor juga niiih bocah*. Saya paling nda tahan kalau lihat anak-anak kecil, saya jadi pingin punya bapaknya (looh!).

Melalui wise words itu saya jadi sadar saya nda perlu merasa jelaous karena belum bisa ngikutin tugas perkembangan selanjutnya, karena setiap orang memiliki masa yang berbeda-beda. Ambil positifnya saja, masih banyak waktu buat keluarga, bisa lebih konsen kuliah dan masih bisa main sesukanya. Jalani dan syukuri saja apa yang ada di depan mata, jangan lupa berdoa lalu buka mata dan buka telinga siapa tahu ada pria yang sedang berkeliaran di sekitar saya . Saya percaya Allah pun akan mengabulkannya di waktu yang tepat, menurutNya.

Regards,

004Mbull

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s