Bukan Anti Mainstream

Teman    : Kamu nggak nonton Konser *******?

Saya       : Nggak

Teman    : Kenapa? Sudah nggak suka Korea lagi?

Saya       : Masih kok …

Teman    : Dasaaaar….!!! Anti mainstream ya kamu…

Saya       : ?????

Cukup singkat, padat, akurat dan membuat kepala menggeleng berat. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya kalau Korean Wave bakal seheboh sekarang ini.  Didominasi oleh para ABG, tapi tidak sedikit pula para dewasa yang tergila-gila. Mulai dari pemain lama seperti Super Junior dan BigBang sampai boyband yang isinya para ABG yang baru akil balig macam Ukiss ataupun Infinite yang menjadi pembicaraan, bahan berita serta lagunya mengudara di mana-mana. Aaaaaaah Korean wave memang sedang menjadi primadona di berbagai belahan dunia.

Padahal 12 tahun lalu …. Korean wave belum ada apa-apanya, masih amat sangat sepi peminat  dibandingkan demam ‘Jejepangan’. Saya sendiri pertama kali berkenalan dengan dunia ini sekitar tujuh belas tahun lalu gara2 serial Endless Love yang dulu diputar di TV, lalu menyusul serial2 lain yang membuat saya semakin terperdaya dan tak bisa lepas darinya. Masih jelas terekam dalam benak saya betapa dulu hanya segelintir orang yang tertarik dan kemudian ‘mendalami’ Kekoreaan. Bahkan beberapa sahabat saya yang tadinya menganggap Kekoreaan sebagai sesuatu yang ‘nggak banget’ perlahan mulai menyadari keasyikkan terperosok dalam dunia yang satu ini. Yaaah tujuh tahun lalu saya rela tidak tidur semalaman demi mendownload MV, Album, konser serta variety show dari artis idola saya. Saya rela menyisihkan uang jajan saya demi mengikuti film serta serial Korea terbaru. Bela-belain pasang speedy demi mengikuti updatean apapun yang ada hubungannya dengan Kekoreaan, ikutan forum  ini itu supaya bisa bertukar kabar dengan banyak teman senasib seperjuangan.

Ya itu yang terjadi dua belas tahun lalu.

Sekarang? Tentu saja saya masih suka … hanya saja mungkin intensitasnya tak seperti dulu. Kalau dulu hampir semua serial bisa saya lahap habis, kalau sekarang hanya beberapa itu pun makan waktu cukup lama. Untuk Kpop tak lagi update seperti sedia kala. Hanya mengikuti yang dulu saya suka, bahkan jika ada yang tanya kpop generasi saat ini lebih baik saya angkat tangan saja.

Jadi intinya saya bukan anti mainstream…..saya bukan ingin dianggap berbeda. Kalaupun dulu saat semua tergila-gila pada Jejepangan dan saya lebih memilih Kekoreaan, dan sekarang saat Kekoreaan menjadi pusat perhatian saya malah tak ikut ambil bagian itu bukan berarti demikian. Saya jadi ingat percakapan saya dan teman saya, ‘lihat saja ada masanya dimana kamu akan berhenti menekuni dunia itu’ dan sepertinya dia sedang tersenyum melihat saya yang sekarang ini. Saya hanya merasa ada hal-hal yang lebih penting dan menjadi prioritas dalam hidup saya, Kekoreaan tetap akan menjadi kesukaan saya sampai kapanpun juga hanya saja cara saya terlibat di dalamnya berbeda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s