I Know :)

Saya ‘persembahkan’ ratusan bahkan ribuan pinta melalui do’a tapi belum semua dikabulkanNya. Lalu saya berdo’a memohon ‘ini’ dan Allah menganugerahkan ‘itu’ untuk saya sebagai balasnya. Namun anehnya tak sedikitpun terlintas di benak saya hasrat untuk berhenti memohon pada Nya karena saya sadar saya hanya tidak tahu apa yang terbaik bagi saya seperti Allah mengetahuinya….itu saja

Ada salah satu film dari India yang menggambarkan hal ini, tentang seorang manusia yang selalu berkeluh kesah karena dia merasa Tuhan tak pernah adil baginya. Sejak kecil hidupnya selalu sial bahkan hingga ia dewasa. Baik dalam hal asmara ataupun urusan kerja, segala sesuatunya tak pernah berjalan mulus seperti yang diinginkannya. Ia pun menuduh Tuhan tak pernah mendengarkan do’anya. Dalam kisahnya tersebut, Tuhan pun memberi kesempatan padanya untuk dapat menjadi Tuhan, melakukan apapun yang ia inginkan termasuk mengabulkan do’a-do’a para manusia.

Apa yang terjadi berikutnya?? Ia lelah karena terlalu banyak manusia yang berdoa dan memohon pada Tuhan agar keinginannya dikabulkan. Akhirnya ia mengabulkan semua doa yang ada di dunia. Hasilnya betapa kacau balau dunia karenanya. Bisa dibayangkan kericuhan yang terjadi ketika orang-orang miskin semuanya jadi kaya, para tahanan yang dibebaskan keluar penjara, dan juga ketika ada beberapa pria mencintai wanita yang sama lalu mereka sama2 berdo’a dan doanya sama-sama dikabulkan…chaoooooslah tentunya… Contoh lain ketika ia merubah penampilan adiknya yang tadinya kurang cantik menjadi sangat cantik. Tanpa ia sadari ia juga telah merubah adiknya dari gadis baik-baik menjadi gadis tidak baik karena rupa tersebut membuatnya menjadi gadis yang suka mempermainkan pria.

Film ini hanya sebuah khayalan tentunya tapi selalu ada pelajaran yang bisa kita ambil dibaliknya. Manusia memang memiliki keterbatasan, bahkan ketika Tuhan memberikan kemampuan padaNya ia tetap tak bisa berlaku seperti Tuhan karena memang ia bukan Tuhan.

Bisa saya bayangkan bagaimana hebatnya Allah SWT yang tidak hanya menampung do’a-do’a manusia sejak Adam dan Hawa, tetapi Allah juga menjawabnya. Bukan tak mungkin semuanya dikabulkan saat itu juga, hanya saja Allah pasti punya alasan kenapa doa si A sebaiknya dikabulkannya tidak pada saat ini, atau kenapa Allah sebaiknya memberikan ini padahal itu yang diinginkannya. Alasan, misteri yang mungkin tak bisa dimengerti oleh manusia, tetapi apabila kita selalu bersyukur atas pemberianNya maka Insya Allah, memang hal itulah yang terbaik bagi kita. Saya jadi ingat ada seseorang yang pernah berkata bahwa Allah memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Belum tentu apa yang  saya inginkan adalah yang terbaik bagi saya dan sebaliknya ,,,^___^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s